Jumat, 04 Februari 2011

Mencoba membuat PC Router dengan Linux Suse (melalui mode teks dengan menggunakan Yast)

Persiapan :

  1. Satu unit komputer yang sudah terinstall Linux Suse, pastikan
    komputer tersebut sudah tertancap 2 buah LAN Card yang pastinya sudah berfungsi
    dengan baik.
  2. Satu unit komputer lagi sebagai client, terserah deh OS nya apa yang penting masih bisa
    dijalankan dan pastikan ada satu LAN Card tertancap dan masih berfungsi (alias nggak rusak).
  3. Kabel UTP secukupnya.
  4. Saya rasa ketiga persiapan tadi sudah cukup, apabila Anda ingin menambah persiapan yang lain juga
    nggak apa-apa. Misalnya nasi tumpeng apa nasi goreng terserah Anda deh !



Sekarang kita mulai konfigurasinya......


  1. Awali segala kegiatan dengan ucapan "Bismillahirrahmanirrahiim"
  2. Lalu login sebagai root.
  3. Setelah itu ketikkan Yast.
  4. Pilih network devices.
  5. Pilih LAN Card yang akan kita konfigurasi dengan mengarahkan pada change.
  6. Setelah itu pilih eth0 dan atur IP addressnya misalnya 192.168.2.1
    dan beri tanda centang pada (x) pada static address setup lalu klik next.
  7. Setelah kita atur eth0, sekarang kita atur eth1 kita tulisakn Ip addressnya misalnya
    10.42.5.1 dan jangan lupa beri tanda centang (x) pada static ip address stup.
    Apabila sudah pilih next.
  8. Setelah semua konfigurasi IP sudah, kita pilih FINISH.
  9. Setelah itu kita atur gatewaynya, pilih network service, pilih routing.
  10. kita isikan gateway yang telah kita dapatkan dari provider.
    pilih finish apabila sudah.
  11. Sekarang kita restart networknya dengan perintah :

    #/etc/init.d/network restart

  12. Apabila sudah sekarang kita atur IP versi 4-nya dengan perintah :

    #echo 1 > /roc/sys/net/ipv4/ip_forward

  13. Sekarang kita ketikkan perintah iptables

    #iptables -t nat -A POSTROUTING -s (alamat network eth1/24) -j MASQUERADE

    contoh berdasarkan IP yang telah saya tuliskan diatas:

    #iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.42.5.0/24) -j MASQUERADE

    ingat yag ditulis pada perintah iptables bukan alamat IP eth1 melainkan alamat jaringan
    (network address)


catatan :
Linux merupakan OS yang sensitive keys artinya besar kecilnya huruf berpengaruh terhadap
perintah yang dijalankan oleh linux . Jadi jangan sampai salah dalam mengetikkan perintah.

source :

  1. Guru2 TKJ saya
  2. Pengalaman pribadi

Kurang lebihnya mohon maaf (No Body Perfect)

Sabtu, 04 Desember 2010

Pengertian Router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Analogi Router dan Switch

Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.

Jenis-jenis router

Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:
static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.
dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.


source : http://ayucsg.blogspot.com/2009/10/pengertian-router.html

Jumat, 26 November 2010

Model OSI

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).


Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

* Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
* Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
* Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.

Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.







source : http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI

Rabu, 17 November 2010

Membuat Sharing Password pada Windows XP


Windows XP secara standar tidak menyediakan fasilitas password untuk sharing, ada triks agar

sharing file kita tidak dapat dibuka oleh sembarang orang didalam jaringan.


  1. buka CONTROL PANEL, pilih ADMINISTRATIVE TOOLS lalu pilih COMPUTER MANAGEMENT
  2. pilih LOCAL USER AND GROUPS pilih USERS
  3. klik kanan user misalnya GUEST dan pilih SET PASSWORD
  4. masukan password anda.


source : http://www.lintasberita.com/go/1054077

Rabu, 10 November 2010

Film Google

Setelah buku tentang Google telah diterbitkan tahun 2009 kemarin, kini giliran film tentang Google yang akan segera diluncurkan.

Banyak perusahaan-perusahaan internet yang mulai membuat dokumentasi (entah itu buku maupun film) mengenai perusahaannya. Contohnya adalah film 'The Social Network', sebuah film mengenai Facebook dan pendirinya Mark Zuckerberg, yang akan tayang di bioskop bulan Oktober nanti. Kini giliran Google yang akan dibuatkan film dokumenternya, seperti yang dikutip dari Mashable, Jum'at (20/8/2010).

Sebelumnya, di akhir tahun 2009 buku tentang Google yang berjudul 'Googled: The End of the World As We Know It' juga sudah diterbitkan. Buku tersebut ditulis oleh Ken Auletta, kolumnis dari The New Yorker.

Segrey Brin dan Larry Page, pendiri dari Google, telah bekerjasama dengan Groundswell Production dan produser John Morris untuk membuat film layar lebar mengenai situs search-engine tersebut.

Pengerjaan film tersebut masih di tahap awal. Michael London (Groundswell Production) dan Morris sedang merencanakan pendanaan film tersebut dan menggunakan buku karya Auletta
sebagai sumber cerita. Sampai saat ini belum ada pengumuman siapa yang bakal membintangi film tersebut.

Film tentang Google tanpa ragu pasti bakal menarik orang-orang yang berminat di bidang teknologi. Hanya saja mereka (pihak produser) nampaknya harus berpikir keras, bagaimana supaya film ini bisa diterima di masyarakat luas.

source : http://www.seputartelekomunikasi.com/2010/08/ikuti-jejak-facebook-google-bikin-film.html

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India